<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HOMESCHOOLING-INDONESIA.COM &#187; Kliping Berita Homeschooling</title>
	<atom:link href="http://homeschooling-indonesia.com/category/kliping-berita-homeschooling/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://homeschooling-indonesia.com</link>
	<description>Untuk Peminat Homeschooling</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Dec 2011 04:41:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Berita-berita Homeschooling di Kompas</title>
		<link>http://homeschooling-indonesia.com/berita-berita-homeschooling-di-kompas/</link>
		<comments>http://homeschooling-indonesia.com/berita-berita-homeschooling-di-kompas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Aug 2011 08:46:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andini Rizky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kliping Berita Homeschooling]]></category>
		<category><![CDATA[homeschooling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://homeschooling-indonesia.com/?p=1491</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari terakhir, ada banyak sekali berita tentang homeschooling di Kompas. Senang ya, soalnya pemberitaannya positif dan menjadikan praktisi langsung sebagai sumbernya. Terima kasih keluarga Mbak Mella dan keluarga Mbak Lala Sumardiono dan semua pihak yang sudah memberikan pencerahan. Terima &#8230; <a href="http://homeschooling-indonesia.com/berita-berita-homeschooling-di-kompas/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari terakhir, ada banyak sekali berita tentang <em>homeschooling</em> di Kompas. Senang ya, soalnya pemberitaannya positif dan menjadikan praktisi langsung sebagai sumbernya. Terima kasih keluarga Mbak Mella dan keluarga Mbak Lala Sumardiono dan semua pihak yang sudah memberikan pencerahan. Terima kasih wartawan Kompas. <img src='http://homeschooling-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h2><a href="http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/12/10571137/.Homeschooling.Tak.Seharusnya.Diinstitusikan" target="_blank">1.&#8221;Homeschooling&#8221; Tak Seharusnya Diinstitusikan</a></h2>
<div>Indra Akuntono | Inggried | Jumat, 12 Agustus 2011 | 10:57 WIB</div>
<p>Sementara itu, praktisi <em>homeschooling</em>, Mella Fitriansyah mengatakan, anggapan bahwa <em>homeschooling</em> mahal karena adanya pihak-pihak yang kemudian menyediakan tenaga pengajar untuk diundang ke rumah dan dengan kurikulum yang harus dibayar mahal. Padahal, menurut dia, esensi dari <em>homeschooling</em> adalah pendidikan berbasis keluarga.</p>
<p>&#8220;Kalau bisa dibilang, bimbel (bimbingan belajar) tapi menamakan diri sebagai <em>homeschooling</em>. Ini mengubah esensi <em>homeschooling</em>, yang seharusnya ditangani oleh keluarga yang lebih mengetahui pembelajaran bagi anaknya,&#8221; kata Mella, kepada <em>Kompas.com</em>, Kamis (11/8/2011).</p>
<p>Baca selengkapnya di <a href="http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/12/10571137/.Homeschooling.Tak.Seharusnya.Diinstitusikan" target="_blank">sini</a>.</p>
<h2>2. <a href="http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/11/10585711/Mendiknas.Homeschooling.Itu.Lebih.Baik" rel="nofollow" target="_blank">Mendiknas: &#8220;Homeschooling&#8221; Itu Lebih Baik</a></h2>
<p>Menteri Pendidikan bilang homeschooling itu legal. &#8220;..para orangtua yang menerapkan homeschooling kepada anak-anaknya tidak perlu khawatir. Anak-anak homeschooling dapat menggunakan jalur ujian Paket A, B dan Paket C untuk memeroleh ijazah guna melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.<br />
Selengkapnya baca di <a href="http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/11/10585711/Mendiknas.Homeschooling.Itu.Lebih.Baik" target="_blank">sini</a>.</p>
<h2><a href="http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/12/09574821/Benarkah.Anak.HS.Tak.Bisa.Bersosialisasi" target="_blank">3. Benarkah Anak HS Tak Bisa Bersosialisasi?</a></h2>
<p>&#8220;Anak-anak homeschooling justru tidak mempunyai hambatan sosialisasi, karena dia biasa bertemu siapa saja. Tidak hanya teman sebayanya. Kami mengajak anak kami ke mana saja, bertemu apa saja, untuk belajar apa saja,&#8221; papar Mella.<br />
Selengkapnya baca di <a href="http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/12/09574821/Benarkah.Anak.HS.Tak.Bisa.Bersosialisasi" target="_blank">sini</a>.</p>
<h2><a href="http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/12/09065871/Homeschooling.karena.Keluarga.Pusat.Tata.Surya" target="_blank">4. Homeschooling, karena Keluarga Pusat &#8220;Tata Surya&#8221;</a></h2>
<p>&#8220;Saat ini, kebanyakan keluarga masih menjadikan pekerjaan sebagai pusat &#8216;tata surya&#8217;nya. Ibaratnya, kita sudah dikasih batu atau kayu oleh Allah, dan diminta mengukirnya. Tetapi, kemudian kita menyerahkannya ke orang lain atau lembaga lain untuk mengukirnya.&#8221; Selengkapnya baca di <a href="http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/12/09065871/Homeschooling.karena.Keluarga.Pusat.Tata.Surya " target="_blank">sini</a>.</p>
<h2>5. <a href="http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/10/12105957/Tips.Sukses.Homeschooling" target="_blank">Tips Sukses &#8220;Homeschooling&#8221;</a></h2>
<div>
<div>Lidya Natasha Hadiwinata | Inggried | Rabu, 10 Agustus 2011 | 12:10 WIB</div>
<p>Belajar apa saja yang diminati. Belajar di mana saja yang disukai. Belajar kapan saja yang diinginkan. Belajar dari siapa saja yang mencerahkan. Karena belajar itu hak, bukan kewajiban. Belajar itu menyenangkan, bukan membebani.</p>
<p>Kata-kata di atas menjadi &#8220;penyapa&#8221;, saat Anda berkunjung ke situs web <em>www.rumahinspirasi.com</em>. Website ini digagas oleh <a href="http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/10/08391186/Sekelumit.Cerita.dari.Keluarga.Homeschooling">Sumardiono (Aar) dan istrinya, Mira Julia (Lala)</a>. Mereka menerapkan <em>homeschooling </em>bagi ketiga anaknya, Yudhis (10), Tata (6), dan Duta (3). Di situs web itulah, Aar dan Lala menuangkan berbagai aktivitas belajar ketiga buah hatinya.<br />
Selengkapnya baca di <a href="http://edukasi.kompas.com/read/2011/08/10/12105957/Tips.Sukses.Homeschooling" target="_blank">sini</a>.</p>
<p>Sepertinya masih ada beberapa lagi artikel homeschooling di situs Kompas tersebut. Mungkin ada baiknya di-print out dan diarsipkan dengan rapi, supaya kapan saja bisa ditunjukkan pada pengkritik ;P</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://homeschooling-indonesia.com/berita-berita-homeschooling-di-kompas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Anak-anak Homeschooling yang Lulus SNMPTN 2011</title>
		<link>http://homeschooling-indonesia.com/selamat-anak-anak-homeschooling-yang-lulus-snmptn-2011/</link>
		<comments>http://homeschooling-indonesia.com/selamat-anak-anak-homeschooling-yang-lulus-snmptn-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2011 09:01:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andini Rizky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kliping Berita Homeschooling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://homeschooling-indonesia.com/?p=1465</guid>
		<description><![CDATA[Dari status Facebook Bu Yayah Komariah (Komunitas Berkemas), blog Mbak Ary, Mbak Moi, Mbak Raken, dan Pak Aar, aku membaca berita bahwa sembilan anak homeschooling diterima di perguruan tinggi negeri. Hebat ya! Tuh kan, homeschooling bisa juga diterima kuliah lho &#8230; <a href="http://homeschooling-indonesia.com/selamat-anak-anak-homeschooling-yang-lulus-snmptn-2011/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" title="Selamat Anak-anak Homeschooling - Homeschooling Indonesia" src="http://farm3.static.flickr.com/2173/2457925874_6c1b0820c4_m_d.jpg" alt="" width="240" height="160" />Dari status Facebook Bu Yayah Komariah (Komunitas Berkemas),<a title="Tarbiyatul Abna" href="http://tarbiyatulabna.wordpress.com/2011/07/19/anak-anak-homeschool-yang-diterima-di-ptn/" target="_blank"> blog Mbak Ary</a>, Mbak Moi, Mbak Raken, dan Pak Aar, aku membaca berita bahwa sembilan anak <em>homeschooling</em> diterima di perguruan tinggi negeri. Hebat ya! Tuh kan, <em>homeschooling</em> bisa juga diterima kuliah lho dengan ijazah Paket C. Selamat ya!</p>
<p>Anak-anak <em>homeschooling</em> tersebut antara lain diterima di Universitas Negeri Padang, Universitas Indonesia, dan Universitas Brawijaya Malang.</p>
<p>Jadi tidak masalah kalau <em>homeschooling</em> ingin meneruskan kuliah. Yang penting lulus ujian dan mampu bayar kuliah. <img src='http://homeschooling-indonesia.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Semoga menjadi penyemangat keluarga <em>homeschooling</em> yang ingin mengikuti jejak para senior&#8230; Semangat, keluarga <em>homeschooling</em> Indonesia!</p>
<p>Foto: <a title="Flickr" href="http://homeschooling-indonesia.com/cara-menghadapi-pertanyaan-tentang-sosialisasi/">Vibragiel</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://homeschooling-indonesia.com/selamat-anak-anak-homeschooling-yang-lulus-snmptn-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tulisan Tamu: Pengurusan Ijazah Paket di Salatiga</title>
		<link>http://homeschooling-indonesia.com/tulisan-tamu-pengurusan-ijazah-paket-di-salatiga/</link>
		<comments>http://homeschooling-indonesia.com/tulisan-tamu-pengurusan-ijazah-paket-di-salatiga/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jul 2011 10:32:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andini Rizky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kliping Berita Homeschooling]]></category>
		<category><![CDATA[homeschooling]]></category>
		<category><![CDATA[ijazah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://homeschooling-indonesia.com/?p=1445</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah informasi dari Bu Guru Ameliasari di Salatiga mengenai pengurusan ijazah kesetaraan atau ijazah Paket yang dimanfaatkan oleh praktisi homeschooling yang membutuhkan ijazah untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi dan sebagainya. ****** Pengurusan Ijazah Paket di Salatiga ditulis &#8230; <a href="http://homeschooling-indonesia.com/tulisan-tamu-pengurusan-ijazah-paket-di-salatiga/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" title="Tulisan Tamu: Pengurusan Ijazah di Salatiga - Homeschooling Indonesia" src="http://farm3.static.flickr.com/2383/2137729748_812b7c2088_t_d.jpg" alt="" width="100" height="100" />Berikut ini adalah informasi dari Bu Guru Ameliasari di Salatiga mengenai pengurusan ijazah kesetaraan atau ijazah Paket yang dimanfaatkan oleh praktisi <em>homeschooling</em> yang membutuhkan ijazah untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi dan sebagainya.</p>
<p>******</p>
<h2>Pengurusan Ijazah Paket di Salatiga</h2>
<h3>ditulis oleh Ibu Ameliasari</h3>
<p>Untuk Ujian Paket A, silakan datang ke komunitas Bina Anak Bangsa di Kecandran, dengan membawa fotokopi akte kelahiran, data anak (nama, alamat dan nama ortu), pas foto 3&#215;4 dan 4&#215;6 @ 10 buah. Itu saja yang dibawa, nanti orangtua akan diberitahu tentang waktu pelaksanaan ujian Paket A tersebut.</p>
<p>Untuk Ujian Paket B dan C memang agak rumit, tapi tetap GRATIS!! Syaratnya sama, dengan ditambah fotokopi ijasah terakhir legalisir, fotokopi rapor atau portofolio hasil pembelajaran.</p>
<p>Kasus kemarin, karena ada teman dari Jogja anaknya tidak memiliki rapor ataupun portofolio, akhirnya Komunitas Bina Anak Bangsa yang membuatkan rapor berdasarkan kompetensi yang dimiliki anak tersebut. Ini juga bisa dilakukan, dan anak itu lulus, bahkan sekarang sudah diterima kuliah di UKSW Salatiga, dengan jalur PEMAMIK, semacam PMDK tanpa tes.</p>
<p>Untuk hal-hal tersebut sungguh kami dari Komunitas Anak Bangsa tidak memungut biaya sepeser pun. Tetapi ada syarat tambahan yakni orang tua ikut berperan aktif dalam pengurusan, bersedia ikut mengurus ke DIKNAS, saat ujian maupun saat pengambilan ijazah.</p>
<p>Jadi, apa yang sulit sebetulnya?</p>
<p>Catatan tambahan: jika umur anak belum memenuhi syarat, misalnya masih berumur 16 tahun, seperti kasus putri Bu Mahfud, adik Izza (Izza adalah penulis buku Dunia Tanpa Sekolah, memoar dirinya sebagai remaja yang memilih tidak bersekolah) ada tambahan persyaratan hasil tes IQ. Untuk adik Izza yang akan ikut ujian paket C kemarin, Diknas menambah persyaratan hasil tes IQ karena yang menentukan bisa tidaknya ujian paket diselenggarakan bagi seorang anak untuk paket C adalah Diknas Propinsi.</p>
<p>Untuk lebih jelasnya tentang prosedur di Diknas Salatiga bisa menghubungi<br />
<strong>Bu Anik</strong><br />
Komunitas Bina Anak Bangsa<br />
Kecandran, Salatiga</p>
<p>atau hubungi saya (Ibu Lea, <a href="http://untukanakbangsa.blogspot.com/" target="_blank">http://untukanakbangsa.blogspot.com/</a>) juga oke&#8230;</p>
<p>Tulisan ini sebagai bahan referensi saja bagi teman-teman supaya bisa lebih kritis menyikapi penipuan-penipuan dan birokrasi rumit pengurusan ijazah Paket di Diknas wilayah teman-teman.</p>
<p>Bagi saya pribadi, yang belum berpikir untuk ikut ujian paket atau untuk memperoleh ijazah buat Raihan-sepertinya kok bukan hal yang penting sekali sekarang ini? Hehe&#8230;</p>
<p>Yang terpenting dalam HS (<em>homeschooling</em>) kami adalah, membentuk karakter anak-anak kami terlebih dahulu, supaya mereka menjadi anak-anak yang baik hati, bijaksana, dan jujur dan karakter-karakter positif lainnya. Karena menurut kami, jika karakter yang terbentuk sudah baik, maka mereka akan siap menghadapi apapun di kehidupan mereka kelak, dengan baik pula.</p>
<p>Untuk anak kami, Raihan, kami arahkan ke <em>entrepreneur</em>, jadi ijazah sepertinya tidak terlalu penting hehe&#8230;</p>
<p>SEMANGAAAATTT!!!&#8230;&#8230;(^.^)/..</p>
<p>******</p>
<p>Semoga dengan penjelasan dari Ibu Lea, kita semua bisa lebih fokus pada pendidikan karakter dan kemampuan anak-anak kita karena kalau soal ijazah sebetulnya hak anak-anak kita untuk mengikuti ujiannya sudah dijamin oleh pemerintah.</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">Catatan tambahan dari Ibu Yanti Wijanarko tentang tes IQ:</span></strong></p>
<p>Test IQ hanya ditujukan bagi mereka yg ingin akselerasi, jadi umur ijazah terakhirnya belum berusia 3 thn, misalnya dari SD mau ikut ujian paket B, atau ijazah terakhir SMP belum 3 tahun, namun ingin ikut ujian Paket C. Kalau nggak salah persyaratan minimal IQ 130. Sebenernya syarat IQ ini nggak begitu relevan karena yang penting kan proses belajar anak-anak itu. IQ cuma ngukur potensi kemampuan belajar dan gaya berpikir. Lagi pula semakin tinggi IQ biasanya minat mereka spesifik.&#8221;</p>
<p>Foto oleh <a href="http://www.flickr.com/photos/lumaxart/" target="_blank">Lumaxart</a>, Flickr</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://homeschooling-indonesia.com/tulisan-tamu-pengurusan-ijazah-paket-di-salatiga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Video YouTube: Antara Propaganda dan Realita Homeschooling (di AS)</title>
		<link>http://homeschooling-indonesia.com/video-youtube-antara-propaganda-dan-realita-homeschooling-di-as/</link>
		<comments>http://homeschooling-indonesia.com/video-youtube-antara-propaganda-dan-realita-homeschooling-di-as/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Jun 2011 09:46:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andini Rizky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kliping Berita Homeschooling]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://homeschooling-indonesia.com/?p=1408</guid>
		<description><![CDATA[Praktisi homeschooling membutuhkan &#8220;&#8230;pengawasan yang lebih besar, standar yang lebih baik, bukti kemajuan yang lebih valid.&#8221; &#8220;&#8230;praktisi homeschooling terlalu banyak memiliki kebebasan.&#8221; &#8220;Dampak buruk dari sisi pendidikan merupakan risiko langsung homeschooling yang tidak dikendalikan oleh peraturan.&#8221; &#8220;Sama sekali tidak ada &#8230; <a href="http://homeschooling-indonesia.com/video-youtube-antara-propaganda-dan-realita-homeschooling-di-as/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><object width="500" height="306"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/cWWL5CNldA0?version=3"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/cWWL5CNldA0?version=3" type="application/x-shockwave-flash" width="500" height="306" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Praktisi <em>homeschooling </em>membutuhkan &#8220;&#8230;pengawasan yang lebih besar, standar yang lebih baik, bukti kemajuan yang lebih valid.&#8221;</p>
<p>&#8220;&#8230;praktisi homeschooling terlalu banyak memiliki kebebasan.&#8221;</p>
<p>&#8220;Dampak buruk dari sisi pendidikan merupakan risiko langsung <em>homeschooling </em>yang tidak dikendalikan oleh peraturan.&#8221;</p>
<p>&#8220;Sama sekali tidak ada bukti kredibel tentang prestasi <em>homeschooling</em>.&#8221;</p>
<h2>Itulah propaganda mereka.</h2>
<h2>Tetapi beginilah kenyataannya:</h2>
<p><em>The Washington Times: Home-Schooling</em>: Hasil-hasil Luar Biasa pada Ujian-ujian Nasional</p>
<p><em>Mackinac Center for Public Policy</em>: Anak-anak <em>Homeschooling </em>Menunjukkan Prestasi Luar Biasa</p>
<p><em>Christian Post</em>: Hasil Ujian ACT Siswa-siswa <em>Homeschooling </em>Lebih Tinggi daripada Rata-rata Nasional</p>
<p>Para Pemanah <em>Homeschool </em>Membidik Kejuaraan Nasional</p>
<p>Anak-anak <em>Homeschooling </em>Menggali untuk Membantu Proyek Hari Bumi</p>
<p>Dalam kajian nasional tahun 2009, anak <em>homeschooling </em>meraih 34-39 poin persentil lebih tinggi dari angka normal ujian-ujian prestasi yang distandardisasi</p>
<p>Rata-rata nasional <em>homeschooling </em>berkisar dari 84 persentil untuk Bahasa, Matematika, dan Ilmu Sosial, sampai 89 persentil untuk Membaca.</p>
<p>Zaman Keemasan untuk <em>Homeschooling</em></p>
<p>Anak <em>Homeschooling </em>Setempat Memenangkan &#8220;<em>Odyssey of the Mind&#8221;</em></p>
<p>Tim <em>Homeschool </em>Missoula Menang Kompetisi <em>MathCounts </em>tingkat Negara Bagian</p>
<p>Tim <em>Homeschool </em>Menang Kejuaraan &#8220;Simulasi Pengadilan&#8221; Tingkat Negara Bagian</p>
<p>Tim <em>Homeschool </em>Menang Kontes Robotik</p>
<p>Tim <em>Homeschool </em>Menang Kejuaraan Nasional</p>
<p>Anak <em>Homeschool </em>Kelas 7 Menang Kompetisi NASA</p>
<p>Menang Kontes Pencarian Bakat Sains Intel untuk Genius Matematika, Evan O&#8217;Dorney Dihadiahi 100 ribu dolar dari Intel Foundation</p>
<p>Anak <em>Homeschooling </em>Menang Kompetisi <em>Siemens Westinghouse</em></p>
<p>Anak <em>Homeschooling </em>Menang Kontes Menulis PBS Lokal</p>
<p>Hampir 25% siswa <em>homeschooling </em>terdaftar satu tingkat kelas atau lebih di atas siswa sekolah seumur.</p>
<p>Siswa <em>homeschool </em>menonton lebih sedikit TV daripada siswa secara nasional, 65% siswa <em>homeschool </em>menonton sejam atau kurang setiap harinya, sedangkan secara nasional, hanya 25% yang menonton sesedikit itu.</p>
<p>Riset menunjukkan anak-anak <em>homeschooling </em>77% lebih besar kemungkinannya untuk lulus kuliah 4 tahun dengan penghargaan daripada anak-anak yang dididik secara konvensional.</p>
<p>Anak <em>Homeschooling </em>Lagi-lagi Memenangkan Kontes Mengeja <em>Spelling Bee</em></p>
<p>Anak <em>Homeschooling </em>Menang <em>Disney Prize </em>untuk Rancangan Rumah Peri</p>
<p>Tim anggar <em>homeschooling</em>, grup drama <em>homeschooling</em>, tim gulat <em>homeschooling</em>&#8230;</p>
<p>Tim Tebow, siswa <em>homeschooling</em>, meraih <em>Heisman Trophy </em>sebagai pemain futbol terbaik.</p>
<p><em>Miss America</em> juga <em>homeschooling</em>&#8230;</p>
<p>Anak <em>homeschooling </em>menang beasiswa atlet <em>Division 1</em></p>
<p>Kajian terbaru menunjukkan 98% anak <em>homeschooling </em>terlibat dalam 2 atau lebih kegiatan sosial dan masyarakat.</p>
<p>Penulis novel Eragon, Christopher Paolini, juga produk <em>homeschooling</em>&#8230;</p>
<p>Atlet selancar, Bethany Hamilton, <em>homeschooling</em>&#8230;</p>
<p>Atlet olimpiade Corey Cogdell, <em>homeschooling</em>&#8230;</p>
<p>Dakota Root, juara anggar, <em>homeschooling</em>&#8230;</p>
<p>Anggota kongres terpilih, Jaime Herrera, <em>homeschooling</em>&#8230;</p>
<p>dan seterusnya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://homeschooling-indonesia.com/video-youtube-antara-propaganda-dan-realita-homeschooling-di-as/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Infographic: Internet Revolutionizing Education</title>
		<link>http://homeschooling-indonesia.com/infographic-internet-revolutionizing-education/</link>
		<comments>http://homeschooling-indonesia.com/infographic-internet-revolutionizing-education/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2011 23:59:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andini Rizky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kliping Berita Homeschooling]]></category>
		<category><![CDATA[khan academy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://homeschooling-indonesia.com/?p=1382</guid>
		<description><![CDATA[Klik untuk memperbesar Internet telah mengubah pendidikan secara dramatis dan mendasar: kini kemampuan menentukan telah berpindah dari tangan lembaga pendidikan ke tangan para siswa. Berkat internet, pendidikan kini lebih mudah diakses dalam sejarah manusia. Pendidikan online merupakan industri senilai 34 &#8230; <a href="http://homeschooling-indonesia.com/infographic-internet-revolutionizing-education/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp">
<dl class="wp-caption alignright" style="width: 113px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://images.onlineeducation.net.s3.amazonaws.com/internet-revolutionizing-education.jpg"><img title="Internet Merevolusi Pendidikan - Homeschooling Indonesia" src="http://farm3.static.flickr.com/2464/5830316811_1cecfb281c_z_d.jpg" alt="" width="103" height="640" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Klik untuk memperbesar</dd>
</dl>
<p>Internet telah mengubah pendidikan secara dramatis dan mendasar: kini kemampuan menentukan telah berpindah dari tangan lembaga pendidikan ke tangan para siswa. Berkat internet, pendidikan kini lebih mudah diakses dalam sejarah manusia.</p>
<p>Pendidikan <em>online </em>merupakan industri senilai 34 miliar dolar. Baik lembaga pendidikan laba dan nirlaba merevolusi metode belajarnya.</p>
<p>Universitas Terbuka merupakan universitas terbesar di Inggris, dengan 250 ribu mahasiswa.</p>
<p>University of Phoenix menjadi universitas terbesar di AS, dengan 500 ribu lebih mahasiswa.</p>
<p>Khan Academy di internet memiliki lebih dari 2.100 video kuliah, yang telah ditonton 41 juta kali.</p>
<p><strong>Internet mengubah cara kita belajar:</strong></p>
<p><strong>Contoh bagaimana internet mengubah Pendidikan Tradisional yang memindahkan ruang kelas menjadi online:</strong></p>
<p>Hampir separuh mahasiswa setidaknya mengambil satu kuliah online</p>
<p>25 ribu program online ditawarkan di AS</p>
<p>terdaftar 3 juta pelajar pendidikan lewat internet di AS</p>
<p>lebih dari 1 juta pelajar usia TK sampai kelas 12 terdaftar pada program pendidikan online</p>
<p><strong>Contoh bagaimana internet mengubah Pendidikan Perorangan:</strong></p>
<p>The Khan Model: pelajar belajar dengan kecepatan sendiri, pada waktu yang ditentukannya sendiri.</p>
<p>-Tidak ada lagi pelajaran di kelas yang seragam untuk semua</p>
<p>-Membalik model pendidikan: murid kini belajar di rumah, dan mengerjakan tugas di kelas</p>
<p>-Apa yang diinginkan Bill Gates dengan mendanai Khan Academy? &#8220;Pendidikan masa depan.&#8221;</p>
<p>iTunes U menawarkan lebih dari 350 ribu kuliah universitas dan video dari 800 universitas termasuk Stanford, Yale, dan Oxford secara gratis.</p>
<p>Bill Gates menyumbang 2 juta dolar untuk pengembangan aplikasi Facebook yang membantu mahasiswa tetap kuliah.</p>
<p>London School of Business and Finance meluncurkan Global MBA yang disampaikan sepenuhnya dengan aplikasi Facebook.</p>
<p>Model Pendidikan Lama memaksakan semua siswa melalui cetakan yang sama dan berbiaya tinggi.</p>
<p>Tetapi sekarang, berkat daya transformatif internet, siswa dapat merancang pendidikan mereka secara mandiri menurut pemikirannya sendiri. <strong>Pendidikan tinggi tidak lagi tersedia hanya untuk kaum elit; semua orang dengan koneksi internet dapat mendidik diri mereka sendiri. </strong>Akses pendidikan menjadi semakin menyeluruh dan demokratis, dan akan menjadi lebih baik di masa mendatang.</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://homeschooling-indonesia.com/infographic-internet-revolutionizing-education/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>YouTube Video: The Benefits of Homeschooling</title>
		<link>http://homeschooling-indonesia.com/youtube-video-the-benefits-of-homeschooling/</link>
		<comments>http://homeschooling-indonesia.com/youtube-video-the-benefits-of-homeschooling/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 01:57:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andini Rizky</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kliping Berita Homeschooling]]></category>
		<category><![CDATA[homeschooling]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://homeschooling-indonesia.com/?p=1340</guid>
		<description><![CDATA[Fakta-fakta statistik di Amerika Serikat yang menunjukkan manfaat homeschooling bahwa homeschooling itu lebih baik bagi kemakmuran, kesejahteraan, dan kemajuan bangsa.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fakta-fakta statistik di Amerika Serikat yang menunjukkan manfaat <em>homeschooling </em>bahwa <em>homeschooling </em>itu lebih baik bagi kemakmuran, kesejahteraan, dan kemajuan bangsa.</p>
<p><object width="471" height="378"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/hjFh7rLZrW0?version=3"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/hjFh7rLZrW0?version=3" type="application/x-shockwave-flash" width="471" height="378" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://homeschooling-indonesia.com/youtube-video-the-benefits-of-homeschooling/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

